Teknik Broadcasting yang Baik dan Benar #Part 4
Seorang penyiar harus bisa mengolah kata-kata dengan baik dan benar. Nahh, inilah tips mengenai teknik-teknik broadcasting yang baik dan benar part 4. Simak artikel ini jika Anda ingin menjadi penyiar yang profesional.
1. Smile Voice
Smile voice merupakan cara berbicara dengan posisi bibir sedang tersenyum. 🙂 Usahakan setiap kata yang ingin Anda sampaikan atau Anda ucapkan kedengaran jelas dan enak didengar oleh audience atau pendengar. Jika Anda berbicara dengan posisi bibir yang biasa saja, tanpa ada penekanan dalam pelafalan, maka audience Anda akan berpikir bahwa ” kenapa sih penyiar ini? ga jelas banget “. Nah, usahakan pelafalan kata dan juga saat berbicara usahakan dengan tersenyum dan tentunya dengan hati yang senang.
2. Senam Muka sebelum Siaran
Senam muka bertujuan untuk melemaskan otot-otot pada wajah Anda, agar pada saat Anda menyampaikan sesuatu itu tidak merasa tegang dan kaku. Ini penting sekali dilakukan karena, mungkin di tengah siaran Anda merasa seperti kesleo dengan kata-kata yang ingin Anda ucapkan.
3. Prepare Script
Prepare script atau bisa disebut dengan penentuan topik atau tema siaran Anda. Nah, Anda harus menulis semua topik-topik yang ingin Anda siarkan sebelum siaran dimulai, seperti menyiapkan ad-libs (iklan), briding, list music, dan lain sebagainya.
4. Bridging
Bridging adalah sebuah penyusunan kalimat untuk menggabungkan satu kalimat dengan kalimat yang lain. Ini biasanya digunakan saat Anda ingin menggabungkan kalimat ingin memutar lagu dengan ad-libs (iklan). Anda harus menyusun sebuah kalimat yang tepat pada saat ingin membuat bridging. Misalnya :
“Nah, ini ada sebuah lagu yang sudah Renba puterin buat kalian para jomblowan dan jomblowati, eaaa.. Lagu dari Anji yang berjudul Dia, tapi sebenarnya jomblo bukan berati tidak ada memiliki jodoh ya guys, tapi jomblo adalah sebuah kata-kata yang mengartikan bahwa kita itu sebenarnya orang yang sempurna yang tidak pernah di pegang oleh siapapun. Berikut adalah lagu dari Andra and The BackBone yang berjudul sempurna. Selamat mendengarkan!”
Nah seperti itulah contohnya. Anda bisa memvariasikan beberapa kalimat atau kata-kata untuk menggabungkan 2 kalimat yang berbeda. Seorang penyiar haruslah kreatif.
Itulah informasi yang bisa saya bagikan kepada Anda mengenai teknik broadcasting yang baik dan benar part 4. Semoga bermanfaat bagi Anda. Berikutnya saya akan menjelaskan tentang teknik broadcasting yang baik dan benar part 5.



