Teknik Broadcasting yang Baik dan Benar #Part 2

Tetap penasaran dengan teknik-teknik broadcasting yang baik dan benar? Oke. Kali ini saya akan membagikan informasi mengenai teknik broadcasting yang baik dan benar pada part 2. Langsung saja kita bahas!

Semua orang pasti memiliki cara berbicara yang berbeda, namun ada juga yang hampir sama. Nah, jika Anda seorang penyiar radio, Anda harus mengetahui bagaimana cara berbicara yang baik dan benar saat siaran. Berikut adalah tips-tips yang harus Anda lakukan saat siaran.

1. On Beat

Penting sekali bagi seorang penyiar radio mengikuti tempo beat lagu. Ada dua macam karakter orang berbicara :

a. Slow Tempo

      • merupakan cara berbicara dengan tempo yang slow atau santai namun tetap mengikuti tempo beat lagu yang sedang berjalan.

b. Midle Tempo

      • merupakan cara berbicara dengan tempo sedang yang mengikuti tempo beat lagu.

c. Up Tempo

      • merupakan cara berbicara dengan tempo yang sedikit cepat namun masih bisa di dengar dengan baik dan tidak bertabrakan dengan tempo beat lagu.

2. Out of The Box

Bagi seorang penyiar radio, harus memiliki kratifitas sendiri. Dengan kreatifitas yang Anda ciptakan sendiri, And bisa membuat seseorang mengenal brand Anda. Dan dalam berbicara atau siaran, Anda harus memberikan Punch Line. Misalnya,

“… Sebuah lagu yang mengingatkan kita tentang indahnya pelangi sehabis hujan, pelangi yang indah mengingatkanku tentang indahnya dirimu cantik. Eaaaa!!!”

Nah dengan begitu, suasana pada client tidak merasa bosan dengan siaran radio Anda. Punch Line bisa berupa kata-kata yang lucu, nyinyir (konyol), dan bisa juga membuat penasaran.

3. Team Works 

Jadi penyiar yang profesional perlu yang namanya kerjasama dengan team/crew dari radio Anda, seperti operator, produser, music director dan program manager. Tanpa semuanya itu, Anda hanyalah penyiar radio biasa-biasa saja. Ingatlah, Anda harus Bekerjasama dengan team Anda.

4. Speaking Naturally

Anda harus berbicara alami / sesuai dengan karakter berbicara yang Anda miliki, jangan dibuat-buat dan jangan meniru cara berbicara orang lain.

5. Merangkai Kata-Kata yang Tepat

Sebelum Anda memulai siaran radio, pastikan kata-kata yang ingin Anda ucapkan itu adalah kata-kata yang tepat dan sesuai saat waktu siaran. Misalnya pada pagi hari, Anda harus bisa memberi semangat pada audience Anda. Contoh :

“Halo selamat pagi semuanya, kembali lagi bersama saya Mr.Renba di radio Gracia, Bintangnya Asia Sepanjang Masa, pagi ini cuacanya sangat indah dan segar. Enak nih bagi kalian semua yang sedang malas-malasan atau sedang lagi berbaring ria di tempat tidur untuk berjogging pagi di tengah cuaca yang segar ini. Jangan malas karena jika Anda malas cuaca bisa jadi nih hari ini.”

Nah, seperti itu contohnya. Dengan memberikan kata-kata semangat pada audience Anda, secara tidak langsung Anda sudah memberikan spirit kepada mereka.

Oke itulah informasi yang bisa saya berikan kepada Anda mengenai teknik-teknik broadcasting yang baik dan benar pada part 2. Tunggu teknik-teknik braodcasting yang baik dan benar pada part 3.