Cara Menjadi Penyiar Radio yang Profesional Part 4 (Menentukan Pilihan Kata dan Konsentrasi)
Materi selanjutnya tentang cara menjadi penyiar radio yang profesional adalah menentukan pilihan kata dan konsentrasi. Mengapa saya memilih hal ini, karena menurut saya hal ini sangat penting dalam melakukan sebuah siaran. Oke langsung saja ke pembahasannya.
Menentukan Pilihan Kata
Pemilihan sebuah kata atau kalimat, sangatlah penting bagi seorang penyiar radio. Kata-kata pemberi semangat juga penting disebutkan saat siaran untuk membangkitkan spirit dari para pendengar radio. Untuk menyampaikan sebuah informasi Anda juga harus memberikan kata-kata yang mudah dipahami dan intonasi dalam berbicara juga harus sesuai. Karena dalam dunia radio, Anda hanya memiliki satu kesempatan untuk menyampaikan informasi, tetapi jika kata-kata dari informasi tersebut pendek, Anda bisa mengulanginya maksimal 3 kali. Jika terlalu banyak akan mengganggu suasana pendengar.
Intonasi dalam berbicara juga harus Anda perhatikan pada saat siaran, intonasi yang tepat akan lebih memudahkan pendengar untuk mengerti tentang pembicaraan Anda. Putuskan apa yang akan Anda tekankan, di mana lagu kalimat (inflection) Anda akan menaik dan menurun, dan di mana Anda akan bernafas. Biasanya, infleksi menaik kalau akan bersambung dan menurun jika akan berhenti.
Konsentrasi
Dalam radio tidak ada yang namanya autopilot atau semua berjalan sendiri, pasti ada yang harus mengoperasikannya. Telebih lagi saat siaran on air, Anda harus mengatur semuanya sedemikian rupa hingga menjadi siaran terbaik untuk para pendengar. Seorang penyiar yang profesional membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi. Tidak mudah untuk mengatur napas Anda, memvisualkan pendengar Anda, dan melaporkan cerita pada saat yang sama. Karena itu, relaksasi adalah kunci konsentrasi.
Itulah penjelasan saya mengenai cara menjadi penyiar radio part 4 tentang menentukan pilihan kata dan konsentrasi. Semoga bermanfaat bagi Anda. Pada kesempatan berikutnya saya akan tetap membahas tentang cara menjadi penyiar radio yang profesional part 5.
