Cara Menjadi Penyiar Radio yang Profesional Part 3 (Cara Menampilkan Suara Terbaik)
Seorang penyiar radio yang baik dan profesional, harus memiliki karakter suara yang bagus dan terbaik. Kali ini saya akan menjelaskan kepada Anda tentang bagaimana cara menampilkan suara terbaik saat siaran di radio.
Hal yang harus Anda lakukan sebelum siaran :
Rileks
Seorang penyiar radio profesional harus rileks, dalam arti memulai siaran dengan hati yang fresh meskipun sedang ada dalam masalah,, hehe 😀 dan tidak membawa masalah tersebut ke dalam siaran. Begitu saat siaran atau di depan kamera, atau di belakang microphone, Anda tidak akan pernah bisa memberikan yang terbaik kecuali jika Anda santai (relax). Tenggorokan tercekik (tight throat), leher tegang, dan pundak yang kaku, akan membuat Anda tidak dapat mengeluarkan suara terbaik.
- Cara Merilekskan Badan
Relaksasi bukanlah soal psikologis, namun soal fisik. Anda harus memulai relaksasi dengan badan Anda terlebih dahulu. Relaksasi diperoleh melalui sebuah proses fisik berupa peregangan dan pernafasan. Jika tubuh Anda rileks, emosi Anda akan mengikuti. Anda harus meregangkan tubuh Anda untuk bisa mendapatkan ketenangan saat siaran, melakukan senam muka, dan lain sebagainya itu bisa menjadikan tubuh Anda menjadi rileks.
- Atur Nafas
Pola pernafasan juga harus diperhatikan saat melakukan siaran, kemungkinan besar saat penyiar bertutur kata dalam siaran, mereka sering kali menahan nafas, sebenarnya itu tidak efisien dan tidak maksimal dalam berbicara saat siaran. Kekurangan napas (suffocation) adalah penyebab kematian nomor satu di kalangan penyiar. Nafas yang tidak teratur akan menyebabkan keluarnya suara menjadi tidak bagus dan terlihat tidak profesional. Sikap badan yang baik dan dukungan dari diafragma Anda, akan membuat tiap nafas bekerja lebih lama bagi Anda.
Melakukan pernafasan yang baik dan benar adalah dasar dari siaran profesional. Ketika Anda membaca naskah, buatlah tanda di mana Anda akan mengambil nafas. Ikuti instruksi Anda sendiri dan bernafaslah saat Anda melihat tanda itu. Dengan begitu Anda bisa lancar dalam melakukan siaran. Namun pastikan pada saat Anda menarik nafas, Anda sedikit menjauh dari microphone agar suara pengambilan nafas Anda tidak mengudara. Siap? 🙂
Dari pengertian di atas, saya harap Anda memahami isi dari penjelasan saya. Jadi, pastikan badan Anda rileks dan atur pola pernafasan Anda saat siaran. Oke kita lanjut pembahasan kita bagaimana cara menampilkan suara terbaik saat di radio.
Visualisasi
Pada saat Anda melakukan siaran, Anda tidak pernah bertatap muka langsung dengan para pendengar. Penyiar radio juga sering sendirian di ruang siaran, tidak ada lawan bicara. Membentuk “mental image” tentang pendengar Anda sangat penting untuk siaran terbaik. Pada kesendirian Anda saat siaran, Anda tidak hanya membangkitkan semangat pribadi (uninspiring), tapi Anda belajar menjadi dua pribadi yang berbeda, seolah Anda seperti berbicara dengan teman Anda dan meinimbulka imajinasi-imajinasi yang baru. Dengan begitu, Anda bisa merasakan bahwa Anda benar-benar sedang berbicara dengan teman atau kelompok kecil teman Anda. Membayangkan adanya seorang pendengar di depan Anda, akan membantu Anda berkomunikasi secara alamiah, gaya ngobrol (conversational way).
Itulah hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum siaran untuk menjadi penyiar radio yang profesional part 3. Selanjutnya saya akan tetap membahas tentang cara menjadi penyiar radio yang profesional part 4.
