Cara Menjadi Penyiar Radio yang Profesional Part 2 (Conversational Language)
Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menjadi penyiar radio yang profesional part 2 mengenai Conversational Language. Oke langsung saja kita bahas!
Conversational Language
Dalam bahasa Indonesia artinya adalah bahasa percakapan. Setiap penyiar yang profesional, harus menggunakan bahasa yang tepat saat siaran, keculai saat siaran tertentu seperti acara nembang jawa itu harus memakai bahasa yang sesuai dengan jam siaran. Dalam membaca iklan dan berita, harus menggunakan penyusunan kata yang tepat dan bahasa yang tepat juga.
Bahasa percakapan dalam pergaulan sehari-hari mempunyai ciri khas yaitu sebagai berikut :
Kalimatnya yang digunakan sederhana, singkat, kurang lengkap, tidak banyak menggunakan kata penghubung.
Menggunakan kata-kata yang lazim dipakai sehari-hari (spoken words).
Seorang penyiar yang profesional juga memiliki artikulasi atau pronounciation (pengucapan kata), intonasi (nada suara atau irama bicara), aksentuasi (logat, dialek, stressing), dan speed (kecepatan berbicara, tempo) yang tepat.
Itulah pengertian mengenai cara menjadi penyiar radio yang profesional part 2 tentang conversational language. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Saya akan tetap membahas mengenai cara menjadi penyiar radio yang profesional part 3.









